
Magetan — Nusativi.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan kembali menunjukkan konsistensinya dalam menjaga kualitas infrastruktur daerah. Melalui Bidang Bina Marga, pemerintah memastikan peningkatan dan pemeliharaan ruas-ruas penting terus berjalan setiap tahun. Salah satunya adalah pemeliharaan berkala Jalan Gulun–Tanjungspreh yang kini telah memasuki tahap persiapan lapangan.
Di lokasi pekerjaan, aktivitas awal berupa penggalian sudah berlangsung. Namun pihak kontraktor mengonfirmasi bahwa proses pengecoran belum dapat dimulai karena masih menunggu penyelesaian perizinan pemindahan tiang PLN.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, kontraktor dari CV Meitakarya, Jarno, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak PLN sudah dilakukan.
“Kita masih nunggu pemindahan tiang PLN. Kemarin sudah saya laporkan. Insya Allah minggu depan akan dimulai pengecorannya,” tulis Jarno, Rabu (10/12/2025).
Proyek ini bersumber dari anggaran APBDP 2025 dengan pagu pekerjaan senilai Rp 200 juta, dan dikerjakan oleh CV Meitakarya.
Jalan Gulun–Tanjungspreh bukan sekadar jalur alternatif. Ruas ini menjadi akses utama menuju kawasan wisata religi Kampung Madinah Desa Temboro, yang setiap hari dilalui kendaraan wisatawan maupun aktivitas perdagangan masyarakat sekitar.
Kondisi tersebut membuat peningkatan infrastruktur di wilayah ini dipandang sebagai kebutuhan mendesak untuk memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat, mulai dari jasa transportasi hingga aktivitas perdagangan lokal.
Kepala DPUPR Magetan melalui Kepala Bidang Bina Marga, Hariyanto, S.T., menegaskan bahwa pemeliharaan jalan merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga kelayakan infrastruktur.
Dalam wawancaranya, Hariyanto menekankan pentingnya pemeliharaan rutin sebagai upaya mempertahankan performa jalan agar tetap aman dan berfungsi maksimal.
“Tujuan pemeliharaan jalan adalah mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi optimal, aman, dan efisien sepanjang umur rencana yang ditetapkan,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa upaya tersebut dilakukan melalui rangkaian kegiatan pencegahan, perawatan, dan perbaikan yang saling terintegrasi.
“Pemeliharaan ini untuk menjaga kualitas jalan, meningkatkan keselamatan pengguna, memperlancar arus transportasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi,” lanjutnya.
Menurut Hariyanto, peningkatan jalan di kawasan tersebut sangat relevan mengingat lokasi strategisnya sebagai jalur menuju pusat kegiatan masyarakat dan akses padat menuju Kampung Madinah.
“Aktivitas ekonomi di wilayah itu cukup tinggi. Dengan jalan yang memadai, kenyamanan pengendara dan masyarakat tentu akan meningkat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Hariyanto menjelaskan bahwa pemeliharaan jalan tahun ini mencakup pelebaran sepanjang 300 meter dengan lebar 1,5 meter. Pekerjaan telah dimulai sejak 5 Desember dan ditargetkan selesai pada 30 Desember 2025.
DPUPR Magetan menegaskan optimisme bahwa kendala lapangan, termasuk pemindahan tiang PLN, dapat diselesaikan secepatnya sehingga proses pengecoran dan penyelesaian proyek dapat berjalan sesuai jadwal.
Dengan langkah konkret yang terus dilakukan, DPUPR Magetan melalui Bidang Bina Marga menunjukkan keseriusan dalam memastikan setiap ruas vital tetap dalam kondisi layak, aman, dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Vha)
Related Posts

Dinas PUPR Magetan Prioritaskan Sarana Pelayanan, Bidang Cipta Karya Tangani Pemeliharaan Kantor Kelurahan Sukowinangun

DPRD Magetan dan Pemkab Sepakati P-APBD 2026, Pengadaan Mobil Dinas Ketua TP PKK Dibatalkan

Perubahan APBD Magetan 2026 Dibahas, Data Desil, Mobil Dinas, dan Anggaran Desa Jadi Perhatian DPRD

DPRD Magetan Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Turun Rp26,34 Miliar

APBD Magetan 2027 Dirancang Rp1,866 Triliun, DPRD Tekankan Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat




