
TULUNGAGUNG – Nusativi.com — Memasuki hari ke-9 Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menjadikan agenda Safari Ramadan sebagai jembatan komunikasi langsung dengan rakyat. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wadah nyata untuk menyerap aspirasi warga.
Dalam kunjungan di Masjid Al Barokah, Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Jumat (27/2/2026) malam, Bupati hadir bersama jajaran Forkopimda dan tokoh agama setempat.
Bukan Sekadar Seremonial
Bupati Gatut Sunu menekankan bahwa Safari Ramadan adalah ruang bagi pemerintah untuk hadir dan mendengar. Ia ingin memastikan program pembangunan yang dijalankan selaras dengan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
”Pemerintah hadir untuk mendengar, bukan sekadar menyampaikan program. Safari Ramadan ini adalah sarana membangun komunikasi dua arah antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” tegas Bupati Gatut Sunu.
Fokus pada Penguatan Ekonomi Umat
Selain aspek spiritual, ada misi ekonomi yang dibawa dalam safari kali ini. Mantan Wakil Bupati Tulungagung tersebut menilai momentum Ramadan harus mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan keluarga prasejahtera.
Beberapa poin penting yang disampaikan Bupati antara lain Pendidikan Karakter, Harmoni Sosial dan Kesejahteraan Rakyat.
Visi Tulungagung Berakhlak Mulia
Bupati optimistis, dengan mempererat silaturahmi melalui jalur religi, visi mewujudkan Tulungagung yang maju dan sejahtera akan lebih mudah tercapai. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan semangat pengabdian sesuai peran masing-masing.
”Insya Allah, dengan kebersamaan kita wujudkan masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia sepanjang masa,” pungkasnya. (Red)
Related Posts

Dinas PUPR Magetan Prioritaskan Sarana Pelayanan, Bidang Cipta Karya Tangani Pemeliharaan Kantor Kelurahan Sukowinangun

DPRD Magetan dan Pemkab Sepakati P-APBD 2026, Pengadaan Mobil Dinas Ketua TP PKK Dibatalkan

Perubahan APBD Magetan 2026 Dibahas, Data Desil, Mobil Dinas, dan Anggaran Desa Jadi Perhatian DPRD

DPRD Magetan Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Turun Rp26,34 Miliar

APBD Magetan 2027 Dirancang Rp1,866 Triliun, DPRD Tekankan Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat


