Ribuan Warga PSCP Padati Panekan, Pelantikan 1.050 Warga Purwa Berlangsung Khidmat

Tags: , , , , , , , ,
oplus_1026

Magetan — Nusativi.com — Suasana Padepokan Wira Yuda Wicaksana, Kelurahan Panekan, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, tampak berbeda dari biasanya, Minggu (21/12/2025).

Sejak pagi hari, ribuan warga Perguruan Silat Cempaka Putih (PSCP) dari berbagai daerah berdatangan dan memadati kawasan padepokan untuk mengikuti prosesi pelantikan Warga Purwa PSCP Pusat Magetan periode Desember 2025.

Deretan seragam hitam yang memenuhi area padepokan menjadi penanda sakralnya momen pengukuhan 1.050 Warga Purwa, sebagai tahap awal pengabdian mereka dalam keluarga besar PSCP.

Prosesi berlangsung tertib, penuh kekhidmatan, dan sarat nilai kebersamaan.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Guru Muda PSCP Pusat Magetan, Lantip Yuli Kurniawan, didampingi Ketua Umum PSCP Pusat Magetan, Joko Suryono, serta jajaran pengurus pusat.

Kehadiran unsur Forkopimda Magetan dan Forkopimca Panekan turut mempertegas dukungan pemerintah terhadap eksistensi pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Ketua Umum PSCP Pusat Magetan, Joko Suryono, menegaskan bahwa pelantikan Warga Purwa merupakan proses penting dalam membentuk karakter pesilat yang berintegritas dan berjiwa sosial.

“Warga Purwa yang dilantik hari ini bukan hanya belajar bela diri, tetapi juga ditanamkan nilai moral, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial. Ini menjadi pondasi utama dalam ajaran Cempaka Putih,” ujar Joko Suryono.

Menurutnya, besarnya jumlah Warga Purwa yang dikukuhkan mencerminkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap PSCP sebagai ruang pembinaan generasi muda yang berakar pada nilai budaya dan kearifan lokal.

“Kami berharap mereka mampu menjadi teladan, menjaga marwah perguruan, dan berkontribusi menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Joko juga kembali menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarperguruan pencak silat.

Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan komitmen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) yang diwujudkan dalam slogan “Sing Akur Kabeh Sedulur”.

“Pencak silat adalah pemersatu. Dengan menjunjung persaudaraan, kita bisa menunjukkan bahwa perbedaan perguruan justru memperkaya, bukan memecah,” tegasnya.

Pantauan awak media di lapangan menunjukkan, pelantikan ini tidak hanya dihadiri para Warga Purwa baru, tetapi juga ribuan warga PSCP dari berbagai wilayah. Bahkan, akses jalan menuju padepokan sempat dipadati arus warga yang datang sejak pagi hari.

Komitmen menjaga persatuan juga diwujudkan secara nyata.

Panitia pelaksana turut mengundang 13 perguruan silat lain di Kabupaten Magetan untuk hadir dan menyaksikan prosesi pelantikan, sebagai simbol kuat persaudaraan lintas perguruan.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan penampilan kesenian Reog Ponorogo, yang menyedot perhatian peserta dan masyarakat sekitar. Selain menjadi hiburan, kehadiran Reog juga menegaskan kuatnya sinergi antara pencak silat dan seni budaya tradisional.

Melalui pelantikan ini, PSCP Pusat Magetan kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai luhur pencak silat, memperkuat persaudaraan, serta merawat kerukunan demi terciptanya kedamaian di Bumi Mageti. (DK)