
Magetan – Nusativi.com — Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten Magetan mulai melakukan berbagai pembenahan di sejumlah sektor guna menyambut masyarakat yang akan pulang kampung. Fokus utama diarahkan pada infrastruktur jalan, kesiapan kawasan wisata, hingga kebersihan kota agar pemudik merasa aman dan nyaman selama berada di Magetan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Magetan Nanik Sumantri saat ditemui awak media usai menghadiri kegiatan pembagian 5.000 takjil dan santunan ratusan anak yatim yang digelar Kampus UNESA 5 Magetan, Jumat sore (6/3/2026).
Menurut beliau yang akrab disapa Bunda Nanik, pemerintah daerah saat ini tengah mempercepat sejumlah langkah strategis agar momentum mudik Lebaran dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Menjelang Lebaran tentu mobilitas masyarakat meningkat. Karena itu kami mulai melakukan pembenahan di berbagai sektor, terutama infrastruktur, pariwisata, dan kebersihan kota supaya masyarakat yang mudik bisa merasa nyaman saat berada di Magetan,” ujarnya.
Salah satu langkah yang saat ini menjadi prioritas adalah perbaikan infrastruktur jalan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemkab Magetan melakukan perbaikan ruas jalan yang rusak serta penambalan lubang di jalur utama maupun jalur alternatif yang biasa dilalui pemudik.
“Perbaikan jalan terus kami kebut melalui DPUPR, terutama di jalur-jalur yang sering dilalui masyarakat. Tujuannya jelas, untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan arus kendaraan saat mudik tetap lancar,” jelasnya.
Selain infrastruktur, Pemkab Magetan juga memberi perhatian khusus pada kawasan wisata, terutama Telaga Sarangan yang selama ini menjadi magnet utama wisatawan saat libur Lebaran.
Bunda Nanik mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari rekayasa lalu lintas, penataan parkir, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan.
“Kawasan Sarangan setiap Lebaran selalu ramai. Karena itu kami akan menyiapkan rekayasa lalu lintas, pengaturan parkir, serta koordinasi dengan sejumlah pihak terkait agar kepadatan kendaraan bisa diurai,” katanya.
Ia juga menyinggung kondisi bibir Telaga Sarangan yang beberapa waktu lalu mengalami longsor. Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan langkah penanganan dan pengawasan agar wisatawan tetap merasa aman saat berkunjung.
“Beberapa waktu lalu memang terjadi longsor di area bibir telaga. Saat ini pihaknya sudah mulai melakukan koordinasi dengan dinas terkait serta akan terus dipantau, sehingga masyarakat yang berwisata ke Sarangan tetap merasa aman,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemkab Magetan juga mengantisipasi lonjakan kebutuhan bahan pokok selama periode mudik. Pemerintah melakukan pemantauan harga sembako serta memastikan distribusi pangan tetap lancar di pasaran.
“Kami terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok dan memastikan ketersediaan sembako tetap aman dan harga tetap stabil saat Lebaran nanti,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, kesiapan layanan kesehatan juga menjadi perhatian. Nantinya fasilitas pelayanan kesehatan disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik dan libur Lebaran.
Sementara itu, pengelolaan sampah, terutama di pusat keramaian seperti pasar, kawasan wisata, dan ruang publik juga akan menjadi perhatian khusus Pemkab Magetan.
“Kebersihan kota juga kami siapkan dengan baik. Kami tidak ingin saat banyak wisatawan datang justru muncul persoalan sampah. Jadi pengelolaannya kami perkuat sejak sekarang,” tegasnya.
Secara keseluruhan, langkah antisipasi Pemkab Magetan dalam menyambut pemudik Lebaran 2026 meliputi perbaikan infrastruktur jalan, pengamanan dan rekayasa lalu lintas, penataan kawasan wisata, pengendalian harga pangan, serta kesiapan layanan kesehatan dan kebersihan kota.
“Harapan kami, masyarakat yang pulang kampung ke Magetan bisa merasa nyaman, aman, dan menikmati suasana Lebaran bersama keluarga di kampung halaman,” pungkas Bunda Nanik. (Vha)
Related Posts

PJU Hemat Energi, APBD Lebih Berdaya

APBD Magetan 2026 untuk Siapa? Prioritas Anggaran Dipertanyakan di Tengah Banyak Persoalan

Aset Daerah Mau Dihibahkan ke UNESA, Aktivis Magetan Ingatkan Pemkab Jangan Gegabah!!!

Musdes Dana Guyub Rukun Desa Wates Berpolemik, Camat Panekan Minta Semua Pihak Duduk Bersama

ESCO Asal Magetan Tembus Program Nasional Transisi Rendah Karbon, Bawa Inovasi Daerah ke Level Asia


