
Magetan – Nusativi.com — Pemerintah Kabupaten Magetan terus mematangkan rencana renovasi Pasar Sayur Magetan (Pasar Induk) sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kenyamanan aktivitas perdagangan. Hal itu dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, bersama Pj. Sekretaris Daerah Muhtar Wahid, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan dengan tim lapangan dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR, di Ruang Rapat Pendapa Surya Graha, Kamis (16/10).
Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan konsep renovasi pasar agar lebih representatif, modern, dan layak huni bagi sekitar 2.130 pedagang yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonominya di pasar tersebut.
Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat, menegaskan bahwa revitalisasi Pasar Sayur bukan hanya proyek fisik, tetapi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan memperkuat rantai pasok hasil pertanian lokal.
> “Pasar sayur ini bukan sekadar tempat jual beli. Di sinilah denyut ekonomi ribuan petani dan pedagang berputar. Renovasi ini menjadi kebutuhan mendesak agar distribusi pangan tetap lancar dan kualitas perdagangan meningkat,” jelasnya.
Kang Suyat juga mengungkapkan bahwa Pemkab Magetan telah melengkapi sebagian besar persyaratan administratif yang dibutuhkan untuk mendukung rencana renovasi tersebut.
> “Kami sudah berupaya memenuhi seluruh dokumen yang diminta oleh Kementerian PUPR. Kami berharap proyek ini bisa mulai terealisasi pada tahun 2027,” ujarnya optimis.
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Muhtar Wahid menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh proses perencanaan dan koordinasi lintas instansi berjalan efektif.
> “Kami terus memperkuat komunikasi, baik dengan pemerintah pusat maupun dengan pihak akademisi, termasuk dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, untuk memastikan desain dan perencanaan sesuai kebutuhan lapangan,” ungkapnya.
Usai pertemuan, Kang Suyat bersama rombongan meninjau langsung kondisi Pasar Sayur Magetan untuk memberikan gambaran nyata kepada tim Kementerian PUPR mengenai urgensi renovasi.
Renovasi pasar yang diharapkan selesai pada 2027 ini diyakini akan menjadi langkah penting dalam membangun pasar induk modern, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat Magetan. (DK)
Related Posts

Dinas PUPR Magetan Prioritaskan Sarana Pelayanan, Bidang Cipta Karya Tangani Pemeliharaan Kantor Kelurahan Sukowinangun

DPRD Magetan dan Pemkab Sepakati P-APBD 2026, Pengadaan Mobil Dinas Ketua TP PKK Dibatalkan

Perubahan APBD Magetan 2026 Dibahas, Data Desil, Mobil Dinas, dan Anggaran Desa Jadi Perhatian DPRD

DPRD Magetan Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Turun Rp26,34 Miliar

APBD Magetan 2027 Dirancang Rp1,866 Triliun, DPRD Tekankan Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat


