Latsar CPNS Dibuka, Pemkab Magetan Dorong ASN Melek Digital Lewat LMS “Ngangeni”

Tags: , , , , , , ,

MAGETAN — Nusativi.com — Pemerintah Kabupaten Magetan secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan 40 dan 41 Tahun 2026. Kegiatan yang dirangkaikan dengan peluncuran Learning Management System (LMS) bertajuk “Magetan Ngangeni” tersebut digelar di Pendapa Surya Graha Magetan, Rabu (25/2/2026).

Acara pembukaan dihadiri Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM Magetan, serta jajaran perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro menegaskan bahwa pelatihan dasar merupakan pendidikan wajib bagi CPNS pada masa prajabatan. Latsar dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK sekaligus memperkuat semangat bela negara.

“Pelatihan dasar ini wajib diikuti agar setiap CPNS dapat menjadi aparatur yang disiplin, profesional, kompeten, bermoral, dan berkarakter. Tujuannya agar mereka siap menjalankan peran sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk peran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur sebagai lembaga penjamin mutu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPSDM Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan rekomendasi dan persetujuan, sehingga pelaksanaan Latsar CPNS Pemkab Magetan tahun 2026 dapat berjalan sesuai jadwal,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan memperkenalkan inovasi sistem pembelajaran daring melalui Learning Management System (LMS) bernama “Magetan Ngangeni”.

Wakil Bupati berharap platform digital tersebut dapat meningkatkan kualitas pembelajaran ASN secara fleksibel dan berkelanjutan.

“Dengan hadirnya LMS Magetan Ngangeni, seluruh ASN diharapkan dapat mengakses materi pembelajaran secara mandiri, kapan saja dan di mana saja. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem birokrasi digital yang aktif dan inovatif di Magetan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Magetan, Drs. Masruri, menjelaskan bahwa Latsar CPNS dirancang untuk membentuk karakter aparatur yang adaptif serta mampu menghadapi tantangan keragaman sosial kultural melalui pendekatan Whole of Government.

Ia menyebutkan, pelaksanaan Latsar tahun ini dibagi menjadi dua gelombang karena keterbatasan waktu, dengan total peserta mencapai 147 orang.

“Untuk gelombang pertama ini diikuti 85 peserta dengan durasi pelaksanaan selama 30 hari. Peserta terdiri dari 84 CPNS formasi tahun 2024 dan satu CPNS lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),” jelasnya.

Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramliyanto, S.P., M.P., yang menyambut baik kolaborasi antara Pemkab Magetan dan BPSDM Jatim dalam penyelenggaraan pelatihan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Magetan atas kerja sama pelaksanaan Latsar ini. BPSDM Jawa Timur akan menyediakan sarana pembelajaran yang representatif serta mengawal pelaksanaannya dari awal hingga selesai,” pungkasnya. (Vha)