
MAGETAN — Nusativi.com — Kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat kembali menunjukkan hasil positif. Kabupaten Magetan berhasil meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Prestasi ini menjadi capaian membanggakan, mengingat dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 35 daerah yang menerima penghargaan serupa.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Bupati Magetan Nanik Sumantri dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah sekaligus peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyampaikan bahwa penghargaan ini diraih di tengah tantangan persoalan darurat sampah yang masih dihadapi berbagai daerah, termasuk Magetan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga partisipasi aktif masyarakat.

“Penghargaan ini kita raih di tengah kondisi darurat sampah. Ini menjadi bukti kerja keras bersama. Namun kami juga menyadari masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam penguatan kelembagaan dan dukungan anggaran. Kami berkomitmen melakukan pembenahan sistem secara bertahap agar ke depan dapat meningkat ke kategori yang lebih tinggi,” ujarnya.
Bupati perempuan pertama di Magetan itu juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi melalui program Gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang sebelumnya telah diluncurkan pemerintah daerah. Program ini dinilai strategis dalam mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Magetan yang telah peduli terhadap kebersihan. Penghargaan ini kami persembahkan untuk warga Magetan,” pungkasnya.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan kesadaran lingkungan, karena terwujudnya Magetan yang bersih dan sehat lahir dari kepedulian seluruh elemen masyarakat. (Vha)
Related Posts

Dinas PUPR Magetan Prioritaskan Sarana Pelayanan, Bidang Cipta Karya Tangani Pemeliharaan Kantor Kelurahan Sukowinangun

DPRD Magetan dan Pemkab Sepakati P-APBD 2026, Pengadaan Mobil Dinas Ketua TP PKK Dibatalkan

Perubahan APBD Magetan 2026 Dibahas, Data Desil, Mobil Dinas, dan Anggaran Desa Jadi Perhatian DPRD

DPRD Magetan Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Turun Rp26,34 Miliar

APBD Magetan 2027 Dirancang Rp1,866 Triliun, DPRD Tekankan Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat


