
Magetan — Nusativi.com — Gerak cepat aparat kepolisian kembali dibuktikan oleh Polres Magetan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Kecamatan Bendo berhasil diungkap, dan lima orang terduga pelaku berhasil diamankan.
Aksi pencurian yang terjadi pada Rabu malam (14/1/2026) tersebut diketahui pada keesokan paginya saat toko hendak dibuka. Kondisi tembok bagian belakang yang jebol serta laci-laci yang berserakan menjadi petunjuk awal bahwa telah terjadi pencurian dengan modus pembobolan tembok.
Korban mengalami kerugian besar, meliputi uang tunai sebesar Rp24 juta dan perhiasan emas senilai kurang lebih Rp1 miliar. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Polsek Bendo dan langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara oleh Unit Reskrim Polsek Bendo bersama Satreskrim Polres Magetan dan Tim Inafis.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menjelaskan, pengungkapan kasus ini berkat sinergi pemeriksaan saksi, hasil identifikasi sidik jari, serta analisis rekaman CCTV.
“Dari rekaman CCTV diketahui aksi pencurian dilakukan sekitar pukul 22.57 WIB. Pelaku masuk dengan cara melubangi tembok belakang toko,” jelasnya.
Melalui koordinasi intensif dengan Satreskrim Polres Madiun, petugas berhasil melacak dan mengamankan lima tersangka di wilayah Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Para pelaku diketahui berasal dari Madiun dan Nusa Tenggara, serta merupakan kelompok spesialis pencurian lintas daerah dengan sasaran toko emas.
Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun.
Kapolres Magetan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan tindak kejahatan dengan meningkatkan sistem pengamanan lingkungan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan,” tegasnya.
Keberhasilan pengungkapan cepat kasus ini pun mendapat apresiasi dari pemilik toko dan masyarakat sekitar, yang menilai kehadiran polisi memberikan rasa aman dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum. (Dk)
Related Posts

PJU Hemat Energi, APBD Lebih Berdaya

APBD Magetan 2026 untuk Siapa? Prioritas Anggaran Dipertanyakan di Tengah Banyak Persoalan

Aset Daerah Mau Dihibahkan ke UNESA, Aktivis Magetan Ingatkan Pemkab Jangan Gegabah!!!

Musdes Dana Guyub Rukun Desa Wates Berpolemik, Camat Panekan Minta Semua Pihak Duduk Bersama

ESCO Asal Magetan Tembus Program Nasional Transisi Rendah Karbon, Bawa Inovasi Daerah ke Level Asia



