
MAGETAN – Nusativi.com — Menjelang libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang berencana melakukan pendakian ke Gunung Lawu, khususnya melalui jalur Cemorosewu. Para pendaki diminta mengutamakan aspek keselamatan dengan mempersiapkan kondisi fisik, perlengkapan, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di jalur pendakian.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan, , menegaskan bahwa penggunaan jalur resmi merupakan hal yang wajib dipatuhi oleh setiap pendaki. Menurutnya, tindakan mengambil jalur alternatif atau jalan pintas dapat meningkatkan risiko tersesat maupun kecelakaan di kawasan pegunungan.
“Gunakan jalur resmi, tetap berada di jalur utama yang memiliki rambu petunjuk. Dilarang mengambil jalan pintas. Lapor petugas, wajib melakukan registrasi di basecamp,” tegas Eka, Selasa (26/5/2026).
Selain mematuhi jalur pendakian yang telah ditetapkan, pendaki juga diminta untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi kesehatan sebelum memulai perjalanan. Pendakian ke Gunung Lawu, kata Eka, membutuhkan kesiapan fisik yang baik serta perlengkapan standar yang memadai untuk menghadapi perubahan cuaca dan medan yang cukup menantang.
“Siapkan fisik dan perlengkapan, pastikan kondisi tubuh prima dan gunakan perlengkapan standar pendakian yang memadai,” ujarnya.
BPBD juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca di kawasan Gunung Lawu dapat berubah dengan cepat. Hujan lebat, angin kencang, maupun kabut tebal berpotensi mengganggu perjalanan dan meningkatkan risiko keselamatan bagi para pendaki.
“Jangan memaksakan diri untuk muncak apabila cuaca memburuk. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jika terjadi kondisi darurat, segera hubungi petugas atau relawan yang bertugas,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Wisata Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Lawu Selatan, , memperkirakan jumlah pendaki yang melalui jalur Cemorosewu selama libur panjang Iduladha tahun ini tidak mengalami peningkatan signifikan.
“Long weekend tidak terdampak sama kenaikan pengunjung pendakian. Karena weekend kemarin juga terlihat sepi,” katanya.
Meski demikian, pengelola tetap menyiagakan relawan di kawasan pendakian sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat atau insiden yang memerlukan penanganan cepat.
“Tidak ada penambahan petugas. Cukup dengan tenaga relawan saja karena pendaki kelihatannya juga sepi,” pungkas Kasilah.
Imbauan tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas pendakian bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga tentang bagaimana menjaga keselamatan selama perjalanan. Dengan mematuhi aturan, memperhatikan kondisi cuaca, serta mempersiapkan diri secara matang, para pendaki diharapkan dapat menikmati keindahan Gunung Lawu dengan aman dan nyaman selama masa libur Iduladha. (Vha)
Related Posts

Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Magetan Sediakan Bengkel Gratis untuk Pemudik

Program Mudik Gratis Magetan Diserbu Warga, Kuota Habis dalam Hitungan Menit

Sempat Diterpa Peristiwa Alam, Pemkab Magetan Pastikan Sarangan Aman Jelang Lonjakan Wisatawan

Kebakaran Hutan dan Lahan Masih Jadi Problem, KPH Lawu DS Ingatkan Semua Elemen Ikut Tanggung Jawab

Jelang Kemarau, BPBD Magetan Prioritaskan Pencegahan Karhutla


