
Magetan — Nusativi.com — Sejalan dengan agenda pembangunan global Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, Pemerintah Indonesia terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan. Salah satu instrumen kunci negara dalam mencapai target tersebut adalah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
Keberhasilan implementasi Program JKN di berbagai daerah tidak dapat dilepaskan dari peran strategis dan komitmen kuat pemerintah daerah. Atas dasar itu, UHC Awards Tahun 2026 kembali digelar sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai berhasil memperluas cakupan dan keberlanjutan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Sebanyak 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Indonesia menerima UHC Awards 2026 dalam kategori Utama, Madya, dan Pratama. Kabupaten Magetan menjadi salah satu daerah yang berhasil meraih penghargaan prestisius tersebut, sebagai pengakuan atas keseriusan dan konsistensi kebijakan daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan warganya.
Di bawah kepemimpinan Bupati Magetan, Suprawoto—yang akrab disapa Bunda Nanik—Pemerintah Kabupaten Magetan dinilai mampu memperluas kepesertaan JKN secara signifikan, sekaligus menjaga keberlangsungan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah yang berkelanjutan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, dalam sambutannya di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1), menegaskan bahwa peran kepala daerah sangat menentukan keberhasilan UHC di daerah.
“Peran kepala daerah memiliki pengaruh langsung terhadap keberhasilan tersebut, khususnya dalam mendorong penduduk untuk terdaftar dan memastikan keberlangsungan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menekankan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.
“Kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan bangsa. Dengan masyarakat yang sehat, akan tercipta masyarakat yang makmur, sejahtera, dan unggul,” tegasnya.
Penghargaan UHC Award 2026 yang diraih Kabupaten Magetan diharapkan tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi juga pemicu semangat bagi daerah lain untuk mempercepat perluasan perlindungan kesehatan. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa keberpihakan pada kesehatan masyarakat adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah dan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (Red)
Related Posts

Dinas PUPR Magetan Prioritaskan Sarana Pelayanan, Bidang Cipta Karya Tangani Pemeliharaan Kantor Kelurahan Sukowinangun

DPRD Magetan dan Pemkab Sepakati P-APBD 2026, Pengadaan Mobil Dinas Ketua TP PKK Dibatalkan

Perubahan APBD Magetan 2026 Dibahas, Data Desil, Mobil Dinas, dan Anggaran Desa Jadi Perhatian DPRD

DPRD Magetan Mulai Bedah Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksi Turun Rp26,34 Miliar

APBD Magetan 2027 Dirancang Rp1,866 Triliun, DPRD Tekankan Anggaran Harus Berdampak ke Masyarakat


