Bertepatan HUT ke-75 Presiden RI, DPC Gerindra Magetan Turun Jalan Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
oplus_2

MAGETAN — NUSATIVI.COM — Kepedulian terhadap persoalan lingkungan diwujudkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Magetan melalui aksi nyata membersihkan sampah dalam Gerakan Indonesia ASRI, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang melibatkan jajaran pengurus, kader, dan Laskar Garuda tersebut menjadi ajakan terbuka kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan di tengah persoalan sampah yang dihadapi Kabupaten Magetan.

Aksi dimulai dari depan Kantor DPRD Kabupaten Magetan hingga kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) Pasar Baru Magetan. Sejumlah kader bersama Pembina Partai Gerindra Magetan, Nanik Sumantri, dan Ketua DPC Partai Gerindra Magetan, H. Puthut Pujiono, turun langsung memungut sampah di sepanjang rute kegiatan.

Gerakan tersebut dilaksanakan serentak oleh DPC Partai Gerindra se-Jawa Timur. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-75 Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Ketua DPC Partai Gerindra Magetan, H. Puthut Pujiono, menegaskan bahwa persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kami ingin memberikan contoh sekaligus mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Perubahan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan membiasakan memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi persampahan di Kabupaten Magetan membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi sarana sosialisasi untuk membangun kesadaran masyarakat agar turut mengambil bagian dalam mengurangi timbulan sampah.

Puthut menilai, pemilahan sampah sejak dari rumah tangga merupakan salah satu langkah penting untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik. Dengan memisahkan sampah organik dan anorganik, masyarakat dapat membantu mengurangi sampah yang harus dibawa ke tempat pemrosesan akhir.

“Jangan sampai persoalan sampah hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran besar. Kalau setiap rumah tangga mulai memilah dan mengelola sampahnya sendiri, dampaknya akan sangat berarti bagi lingkungan,” tambahnya.

Pembina Partai Gerindra Magetan sekaligus sebagai, Nanik Sumantri, turut mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Bupati Magetan Ia menilai, gerakan tersebut perlu diterjemahkan menjadi kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, persoalan sampah di Magetan tidak dapat dipandang sebelah mata, terutama dengan semakin besarnya kebutuhan pengelolaan sampah dan keterbatasan kapasitas tempat pemrosesan akhir.

“Gerakan menjaga kebersihan harus dimulai dari kesadaran masing-masing. Sekecil apa pun aksi yang dilakukan, apabila dikerjakan bersama dan secara berkelanjutan, tentu dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak sepenuhnya bergantung pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Milangasri. Pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya dinilai menjadi langkah penting untuk membantu mengendalikan volume sampah yang masuk ke lokasi tersebut.

Nanik berharap kebiasaan memilah sampah dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan keluarga, sekolah, perkantoran, hingga ruang publik. Dengan demikian, gerakan menjaga kebersihan tidak hanya berlangsung saat ada kegiatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari budaya masyarakat.

Usai melaksanakan aksi bersih-bersih, DPC Partai Gerindra Magetan melanjutkan kegiatan dengan pendidikan politik bagi para kader. Agenda ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader mengenai peran partai dalam mendukung program pemerintah dan menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat.

Dua program nasional yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui pendidikan politik, kader diharapkan dapat memahami tujuan program, membantu menyosialisasikan manfaatnya, serta mendorong partisipasi masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa keterlibatan partai di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas politik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap persoalan publik.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan inisiatif nasional untuk mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik atau bersih, dan Indah. Di Kabupaten Magetan, gerakan ini diharapkan menjadi salah satu pemantik tumbuhnya kesadaran kolektif dalam menghadapi persoalan sampah.

Melalui aksi tersebut, DPC Partai Gerindra Magetan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing Sebab, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tidak cukup dilakukan melalui imbauan, melainkan membutuhkan kebiasaan nyata, kedisiplinan, dan gotong royong secara berkelanjutan. (Vha)