Pengurus PKB Magetan Resmi Dikukuhkan, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029 Dimulai

Tags: , , , , , , , , ,

MAGETAN — NUSATIVI.COM — Pengurus PKB Magetan Periode 2026–2031 Dikukuhkan, Cak Thoriq Dorong Polit Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan mulai memperkuat konsolidasi organisasi dan memantapkan langkah politik menuju Pemilu 2029. Hal tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Magetan masa bakti 2026–2031 yang digelar di Hotel Bukit Bintang Magetan, Sabtu (10/10/2026).

Pengukuhan ini tidak sekadar menjadi agenda pergantian dan penataan kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat soliditas kader serta menyatukan langkah dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur Thoriqul Haq, jajaran pengurus DPW PKB Jatim, Bupati Magetan Nanik Sumantri, Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, pengurus DPC dan DPAC PKB, Dewan Syuro, serta sejumlah pimpinan partai politik di Kabupaten Magetan.

Ketua DPC PKB Magetan, Deny Mahmud Fauzi, menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dikukuhkan memiliki tanggung jawab untuk menjaga eksistensi partai sekaligus meningkatkan capaian politik pada kontestasi mendatang.

Menurut Deny, upaya mempertahankan jumlah kursi legislatif harus diiringi dengan penguatan organisasi dan kerja politik yang terarah hingga tingkat akar rumput.

“Ke depan, PKB Magetan akan terus mempertahankan jumlah kursi dan berupaya memenangkan PKB pada pemilu berikutnya,” ujar Deny.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq, menekankan bahwa keberhasilan politik tidak semestinya hanya diukur dari kemenangan dalam pemilihan umum. Lebih dari itu, kemenangan harus membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh pengurus dan kader agar membangun politik yang berkesinambungan, dengan menjadikan kepercayaan publik sebagai fondasi utama perjuangan partai.

“Yang utama adalah politik berkelanjutan. PKB Magetan yang menang ini harus berkelanjutan menang. Tetapi, dampak kemenangannya harus bermanfaat. Tidak ada menang yang tidak berdampak,” tegas Thoriqul.

Cak Thoriq, sapaan akrab Thoriqul Haq, juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui slogan, baliho, foto, maupun pesan politik. Menurutnya, kepercayaan tumbuh dari kehadiran kader yang konsisten dan kesediaan mereka untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan warga.

“Kemenangan tidak lahir dalam satu malam. Kemenangan tidak keluar dari lipatan kertas. Kemenangan adalah buah dari kepercayaan. Dan kepercayaan tidak tumbuh dari pesan, dari baliho, dari gambar, dari foto. Kepercayaan dibangun dari kehadiran setiap waktu,” ungkapnya.

Ia meminta seluruh kader PKB untuk tidak hanya mendekati masyarakat ketika tahapan pemilu berlangsung. Sebaliknya, kader harus mampu hadir ketika warga menghadapi kesulitan, membutuhkan pendampingan, maupun memerlukan akses terhadap pelayanan publik.

“Jangan datang kepada rakyat hanya ketika pemilu. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Ketika petani kesulitan pupuk dan bibit, kita bantu. Ketika warga membutuhkan penguatan, kita advokasi. Ketika warga membutuhkan akses kesehatan, kita layani,” katanya.

Menurut Thoriqul, pendekatan tersebut merupakan bentuk politik pelayanan yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar disampaikan dalam pidato atau dijadikan materi kampanye.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antara struktur partai dan anggota fraksi di lembaga legislatif. Keduanya harus berjalan beriringan agar program dan perjuangan politik PKB dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Hari ini PKB solid, fraksi juga harus solid. Fraksi juga harus ada yang dikerjakan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Thoriqul meminta jajaran DPC PKB Magetan tidak menunda persiapan menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, penguatan basis dukungan harus dilakukan sejak dini melalui konsolidasi organisasi, perluasan pengabdian, serta peningkatan keterlibatan kader di tengah masyarakat.

Ia bahkan mendorong agar slogan “Pemilu 2029 dimulai hari ini” dipasang di sejumlah ruang kantor DPC PKB sebagai pengingat bagi seluruh pengurus untuk terus bergerak dan bekerja.

“Pemilu 2029 dimulai hari ini, bukan besok, apalagi tahun depan. Kemenangan Pemilu 2029 tidak dibangun pada tahun 2029, tetapi dibangun mulai hari ini,” tandasnya.

Selain memperkuat basis dukungan, seluruh jajaran partai diminta segera menuntaskan struktur lembaga dan badan partai, menyusun program kerja secara terarah, serta melaksanakan keputusan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) secara konsisten.

Thoriqul menegaskan, setiap struktur organisasi harus memiliki aktivitas dan tanggung jawab yang jelas. Dengan demikian, konsolidasi tidak berhenti pada pengukuhan kepengurusan, tetapi berlanjut menjadi kerja organisasi yang terukur.

“Pastikan tidak ada struktur yang tidur dan tidak ada kader yang kehilangan arah. Semua struktur harus bergerak dan bekerja untuk rakyat, sekaligus memastikan kemenangan PKB pada 2029,” pungkasnya.

Pengukuhan pengurus DPC dan DPAC PKB Magetan periode 2026–2031 tersebut menjadi awal bagi jajaran partai untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan selanjutnya adalah membuktikan bahwa komitmen politik berbasis kepercayaan benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata dan manfaat yang dapat dirasakan warga Magetan. (VHA)