
Magetan — Nusativi.com — Upaya meningkatkan kualitas penyembelihan hewan sesuai syariat Islam terus diperkuat di Kabupaten Magetan. Hal ini ditandai dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juleha (Juru Sembelih Halal) Indonesia Kabupaten Magetan Masa Bhakti 2025–2030 yang digelar di Pendapa Surya Graha, Sabtu (15/11/2025). Pelantikan ini menjadi langkah strategis bagi Pemkab Magetan melalui Bidang Kesra untuk memastikan ketersediaan tenaga penyembelih halal yang profesional, bersertifikat, dan sesuai standar nasional.
Ketua DPD Juleha Magetan, Khoirudin, menegaskan bahwa keberadaan Juleha memiliki peran krusial dalam menjamin kehalalan dan kesehatan produk hewani. Para juru sembelih tidak hanya menjalankan proses penyembelihan sesuai syariat Islam, tetapi juga menerapkan standar kesejahteraan hewan, memastikan higiene, serta mengikuti regulasi yang ditetapkan BPJPH dan MUI.
> “Peran Juleha tak hanya terkait proses penyembelihan, tetapi juga berpengaruh pada kemajuan UMKM, khususnya usaha makanan berbahan baku daging. Ketersediaan produk halal yang terjamin akan meningkatkan kualitas dan kepercayaan konsumen,” jelasnya.
Ketua MUI Magetan, Ahmad Fatoni, turut memberikan pesan penting pada pelantikan tersebut.
> “Mudah-mudahan kehadiran kita betul-betul membawa maslahat kepada pengurus Juleha yang baru. Semoga bisa bekerja dan berkhidmat, khususnya berdakwah melalui penyembelihan yang sesuai syariat,” ujarnya.
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, mengapresiasi keberadaan Juleha sebagai mitra penting pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pangan hewani di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa penyembelihan halal bukan sekadar proses teknis, tetapi menyangkut amanah keagamaan yang sensitif.
> “Di dalam Juleha ada amanah besar karena berkaitan dengan keyakinan umat. Penanganannya harus sangat serius. Termasuk dalam pengawasan penyakit seperti PMK pada ternak sapi dan kambing, yang harus ditangani dengan vaksinasi dan screening ketat,” tegasnya.
Ketua DPW Juleha Jawa Timur, Imam Pauji, menambahkan bahwa profesi juru sembelih halal kini memiliki posisi strategis secara nasional. Banyak daerah di Indonesia masih melakukan penyembelihan tanpa pelatihan standar, sehingga edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas.
> “Juleha telah melakukan pelatihan dan sertifikasi di seluruh Indonesia. Kami berharap pengurus DPD Juleha Magetan dapat aktif memberikan edukasi tentang penyembelihan yang baik dan benar menurut syariat Islam,” pungkasnya.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Magetan, Wakil Ketua DPRD Magetan, perwakilan DPW Juleha Jawa Timur, MUI Magetan, OPD terkait, serta para anggota Juleha yang resmi dilantik. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat standar penyembelihan halal sekaligus mendukung sektor pangan dan UMKM berbasis produk hewani di Magetan. (DK)
Related Posts

Perkuat Sinergi Antarperangkat Desa, 45 Pengurus PPDI Magetan Resmi Dilantik

Bakesbangpol Magetan Edukasi Pemilih Pemula, Generasi Muda Diajak Tolak Politik Uang

HUT ke-81 TNI di Tulungagung, Pemkab Tekankan Penguatan Sinergi untuk Menjaga Kondusivitas Daerah

AJT Terima Piagam Penghargaan dari Kodim 0807/Tulungagung, Komitmen Jaga Profesionalisme Pers

Tunjukkan Kekayaan Budaya, Plt. Bupati Tulungagung Boyong 15 Perajin Batik Tampil di Tunjungan Plaza Surabaya


